Australia adalah salah satu negara yang menjadi destinasi favorit warga Indonesia. Bagaimana tidak menarik? Australia memiliki banyak destinasi alam yang indah, warga yang ramah, serta pendidikan yang bermutu. Tidak heran jika banyak warga Indonesia yang berkunjung. Namun, belum persiapan yang komplit rasanya jika berkunjung tanpa mengetahui gaya bahasa warga negara yang kita kunjungi. Penting bagi turis untuk mengetahui bagaimana warga Australia berkomunikasi agar mudah beradaptasi di negeri kanguru ini. Artikel ini akan membahas tentang gaya bahasa orang Australia dalam berkomunikasi. Meskipun bahasa Inggris adalah bahasa utama, orang Australia memiliki ciri khasnya sendiri dalam berkomunikasi. Berikut beberapa gaya bahasa orang Australia yang wajib kamu ketahui:
Sapaan yang berbeda
Orang Australia suka menyapa orang, biasanya menggunakan “G’day, mate!” atau “Good day, mate!” yang artinya “Halo, kawan.” Namun, jangan bingung. Terkesan berbeda dengan bahasa Inggris pada umumnya, tetapi tujuannya sama seperti “Hi” atau “Hello.” Jika kamu menemukan orang lokal yang mengucapkan “Good day, mate!” kepadamu, kamu tidak perlu panik. Mereka hanya ingin menyapamu. Kamu cukup menjawab dengan “Hi” atau “Hello.”
Suka menyederhanakan kata
Terkenal ramah dan gaya hidup yang santai, orang Australia sering menyederhanakan kata pada saat berkomunikasi. Menyederhanakan kata digunakan agar terkesan lebih friendly. Contoh kata bahasa Inggris yang disederhanakan orang Australia adalah:
| Kata | Singkatan | Arti |
|---|---|---|
| Australia | Ausie | Australia |
| Breakfast | Brekkie | Sarapan |
| Biscuit | Bikkie | Biskuit |
| Barbecue | Barbie | Barbekyu |
| Service station | Servo | SPBU |
| Relative | Rellie | Kerabat |
| Afternoon | Arvo | Siang hari |
| Avocado | Avo | Alpukat |
| Mosquito | Mozzie | Nyamuk |
| University | Uni | Universitas |
Dari pola tabel di atas, bisa dilihat bahwa orang Australia senang menambahkan akhiran seperti ‑ie atau ‑o pada suku kata terakhir. Singkatan-singkatan di atas termasuk dalam slang. Slang adalah bahasa informal yang dibuat oleh masyarakat tertentu untuk menjalin keakraban. Fakta ini penting untuk diketahui agar kamu tidak kaget dan bingung ketika mendengar atau melihat kata-kata yang berbeda dari bahasa Inggris biasa di Australia.

Perbedaan Aksen
Walaupun menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka, orang Australia mempunyai aksen yang terdengar sedikit berbeda. Berikut 3 macam aksen atau logat utama orang Australia:
General (Umum)
Aksen general (umum) adalah aksen yang paling dominan digunakan di berbagai kalangan karena merupakan logat umum yang mereka pakai sehari-hari. Dalam media dan industri film, logat ini yang paling sering dipakai untuk merepresentasikan orang Australia.
Broad (Kental/pedesaan)
Aksen broad adalah aksen yang ekspresif, memiliki karakter yang kuat, dan temponya terdengar lambat. Orang Australia yang menggunakan aksen broad adalah orang yang berada di daerah pedesaan atau pinggiran kota. Aksen broad dianggap aksen yang lebih authentic daripada general dan cultivated.
Baca Juga: Soal Grammar Nomor 1-50 untuk Pemula dan Pembahasan
Cultivated (Inggris-Australia)
Sebelum akhir abad ke-20, aksen Inggris-Australia sering dipakai orang kelas atas sehingga aksen ini dianggap prestise. Namun, seiring berjalannya waktu, orang Australia menganggap aksen ini terlalu kaku oleh orang Australia yang terkenal ramah dan santai.
| Aksen | Ungkapan | Cara Pengucapan |
|---|---|---|
| General (Umum) | “G’day, mate! How’s it going?” (“Hai, kawan! Bagaimana kabarmu?”) | “Gee‑dai, meit! How‑zer‑it‑gwihn?” |
| Broad (Kental/Pedesaan) | “G’day, mate! How’s it going?” (“Hai, kawan! Bagaimana kabarmu?”) | “Gee‑dai‑yuh, meht! How‑zer‑it‑goh‑in?” |
| Cultivated (Inggris-Australia) | “G’day, mate! How’s it going?” (“Hai, kawan! Bagaimana kabarmu?”) | “Gee‑dai, meit! Howz‑it‑goh‑ing?” |
Sering menghilangkan konsonan
Menghilangkan konsonan akhir menjadi kebiasaan orang Australia, terutama yang menggunakan aksen Inggris-Australia. Penggunaan aksen Inggris-Australia termasuk dalam kategori non-rhotic, yang artinya bunyi konsonan /r/ yang berada di akhir kata atau sebelum konsonan tidak diucapkan.
Selain konsonan /r/, aksen Inggris-Australia juga meleburkan bunyi /t/ di tengah kata menjadi lebih samar, sehingga kedengarannya mirip /d/. Jika /t/ berada di awal kata, pengucapannya masih sama. Akan tetapi, jika /t/ ada di tengah, orang Australia sering meleburkan bunyinya hingga hampir tidak terdengar.
Orang Australia juga sering meleburkan bunyi /g/ di akhir kata yang berakhiran ‘-ing’, jadi pengucapannya lebih santai. Contoh: Better (Bed-uh), Little (Liddle), Running (Runnin)
Baca Juga: Soal Latihan Listening Lengkap dengan Skor Penilaian Bagian 1
Penggunaan Humor Sarkastik
Dalam percakapan sehari-hari, orang Australia sering menyelipkan humor sarkastik atau sindiran. Bagi orang Indonesia, mungkin sindiran dan kata-kata sarkas terkesan tidak sopan. Namun, menggunakan humor sarkastik adalah cara orang Australia mencoba untuk membuat koneksi bersamamu. Jangan diambil hati, ya! Bisa jadi mereka hanya ingin mencoba akrab denganmu, atau ingin menjadikanmu teman.
Kalau kamu punya rencana travelling ke Australia, jangan lupa cari tahu berbagai fakta dari bahasa, budaya, dan gaya hidup orang Australia ya! Berlibur ke negeri orang itu butuh banyak persiapan, bukan cuma dari segi finansial, tapi juga dari segi pengetahuan. Hal ini penting agar liburan kamu nggak banyak drama karena masalah sepele seperti miskomunikasi atau sekedar “nggak tahu” budaya yang berlaku di tempat tujuan.



