Sering berhadapan dan meeting dengan klien? Dalam dunia kerja, mengetahui cara bernegosiasi dalam bahasa Inggris secara profesional adalah skill wajib yang bisa membuat karir melejit! Pelajari ungkapan-ungkapannya di artikel ini, yuk!
Mengapa Harus Belajar Bernegosiasi?
Di ranah bisnis, negosiasi bukan hanya berhasil karena untung besar atau reputasi yang mentereng. Sikap dan ucapan kita juga jadi penentu. Nah, ucapan yang terlalu frontal maupun pasif bisa bikin negosiasi gagal.
Tentu lebih mudah ketika kita bernegosiasi dengan partner bisnis lokal. Tapi di era globalisasi, perusahaan juga gencar bekerja sama dengan mitra internasional. Bahasa Inggris yang dipelajari sehari-hari tidak cukup, karena kamu perlu menggunakan business English agar terdengar profesional dan bijak.
Ungkapan Membuka Negosiasi Bahasa Inggris
Membicarakan bisnis memang harus to the point. Bukan berarti kamu langsung masuk ruangan dan berdiskusi. Pelajari small talks atau cara membuka pembicaraan seperti berikut ini:
Thank you for making the time to meet with us today. (Terima kasih telah meluangkan waktu untuk bertemu dengan kami hari ini.)
Shall we get started once everyone is settled? (Bisakah kita mulai setelah semuanya sudah siap?)
Before we dive in, is there anything you’d like to address? (Sebelum kita mulai pembahasan lebih dalam, apakah ada hal yang ingin Anda sampaikan?)
Ungkapan Mengajukan Penawaran dan Proposal
Apapun tawaran (offer) yang hendak kamu sampaikan, pastikan kamu menawarkannya dengan percaya diri dan menguntungkan kedua belah pihak. Contohnya:
Our initial offer is X, and we believe it reflects the value we bring. (Penawaran awal kami adalah X, dan kami yakin hal itu mencerminkan nilai yang kami berikan.)
We’d like to suggest/propose …(Kami ingin mengusulkan …)
As a gesture of goodwill, we are willing to … (Sebagai bentuk iktikad baik, kami bersedia untuk …)
Baca Juga: Mini Simulasi TOEFL Structure Bagian 2 dan Pembahasan Lengkap
Cara Menetapkan Batasan Negosiasi
Seringkali, ada hal yang sulit untuk ditawar dan disesuaikan kemauan mitra bisnis. Kamu tidak perlu merasa sakit hati kok, coba ungkapkan dengan:
There are certain conditions we need in place before we can proceed. (Ada kondisi-kondisi tertentu yang perlu dipenuhi sebelum kita dapat melangkah lebih lanjut.)
Shall we agree on the general framework first? (Bagaimana jika kita menyepakati kerangka umumnya terlebih dahulu?)
Could we take a moment to define what success looks like for both parties? (Bisakah kita meluangkan waktu sejenak untuk mendefinisikan seperti apa bentuk keberhasilan bagi kedua belah pihak?)
Ungkapan Menawar Penawaran dari Pihak Lain
Penawaran dari partner bisnis bisa saja tidak sesuai ekspektasimu. Kamu dapat berkompromi dengan:
Would you be open to considering … (Apakah Anda bersedia mempertimbangkan …)
That’s a reasonable starting point. We’d like to revisit with something slightly different. (Itu titik awal yang masuk akal. Kami ingin meninjaunya kembali dengan pendekatan yang sedikit berbeda.)
We appreciate the offer, but we were hoping for … (Kami menghargai tawaran tersebut, namun kami mengharapkan…)
Cara Merespon dan Meminta Klarifikasi
Normal kok, kalau kamu kurang jelas terhadap hal yang disampaikan mitra saat meeting. Kamu bisa meminta dijelaskan ulang agar terlihat kompeten dengan:
Could you elaborate a little more on … (Bisakah Anda menjelaskan lebih lanjut mengenai …)
Just to make sure I understand correctly, are you referring to … (Sekadar memastikan saya paham dengan benar, apakah yang Anda maksud adalah…)
When you say flexible, what range are we actually talking about? (Saat Anda mengatakan fleksibel, rentang seperti apa sebenarnya yang kita bicarakan?)
Baca Juga: Latihan TOEFL Reading Level Dasar untuk Pemula Bagian 1
Ungkapan Menolak Tawaran dalam Bahasa Inggris
Penawaran dan negosiasi tidak sesuai harapan perusahaanmu? Seperti ini cara menolak tawarannya dengan sopan:
Unfortunately, the terms don’t work for our side. (Sayangnya, ketentuan tersebut tidak cocok bagi pihak kami.)
We appreciate the offer, but it doesn’t quite align with what we had in mind. (Kami menghargai tawaran tersebut, namun hal itu kurang sesuai dengan apa yang kami bayangkan.)
We’d prefer to pause on this one and revisit it. (Kami lebih memilih untuk menunda hal ini dan meninjaunya kembali nanti.)
Ungkapan Mencapai Kesepakatan dalam Bahasa Inggris
Kalau semua poin sudah sesuai dan kedua pihak sepakat, saatnya menutup negosiasi dengan tegas. Gunakan ungkapan berikut:
I think we can call this a deal. (Menurut saya, ini bisa kita anggap sebagai kesepakatan.)
We are happy to accept the offer as it stands. (Kami dengan senang hati menerima tawaran tersebut sebagaimana adanya.)
That works for us. (Itu cocok bagi kami.)
We accept and are ready to move forward immediately. (Kami menerima dan siap untuk segera memulai.)
Ungkapan Meminta Waktu Mengambil Keputusan
Tidak semua keputusan bisa diambil di tempat. Wajar kok, kalau kamu butuh waktu untuk berdiskusi lebih lanjut dengan tim. Coba ungkapkan dengan:
Would you mind giving us a day or two to review the details? (Bisakah Anda memberi kami waktu satu atau dua hari untuk meninjau rinciannya?)
We don’t want to rush a decision. May we have some time? (Kami tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Bolehkah kami meminta waktu?)
Give us until Friday and we’ll come back with a final position. (Berikan kami waktu hingga hari Jumat, dan kami akan kembali dengan keputusan akhir.)
Kesimpulan
Cara bernegosiasi dalam bahasa Inggris ini bakal jadi bekal berharga buat karir profesionalmu. Yuk, mulai praktikkan ungkapan-ungkapan di atas di meeting berikutnya!


