Pengertian Verb
Verb (kata kerja) merupakan jenis kata yang merujuk pada suatu aktivitas, kejadian, atau keadaan (kondisi). Verb tidak selalu berupa kata tentang suatu tindakan, tapi juga bisa merujuk pada proses di dalam pemikiran seseorang (contoh: think, believe, feel, dll.). Untuk lebih jelasnya, pelajari jenis dan contoh penggunaan Verb pada materi berikut ini.
Jenis-jenis Verb dan Contoh
Linking Verbs
Kata kerja penghubung (linking verbs) merupakan kata kerja yang berfungsi untuk menghubungkan antara Subject dan Complement (pelengkap) dengan tujuan untuk memberikan tambahan informasi tentang Subject. Bentuk-bentuk Linking Verbs yaitu:
To be (is/am/are/was/were)
Kita menggunakan to be sebagai linking verbs ketika Subject = Complement atau Complement memberikan deskripsi tentang Subject.
Pola kalimat:
Subject + to be + Complement (+…)
Contoh:
She is a doctor. (Dia adalah seorang dokter.) → She (dia) = a doctor (seorang dokter)
I am an artist. (Aku adalah seorang seniman.) → I (aku) = an artist (seorang seniman)
They are my parents. (Mereka adalah orang tuaku.) → They (mereka) = my parents (orang tuaku)
John is exhausted. (John kelelahan.) → exhausted (kelelahan) mendeskripsikan kondisi Subject (John)
I am so sleepy. (Aku sangat mengantuk.) → sleepy (mengantuk) mendeskripsikan kondisi Subject (I).
Seem, appear, look, taste, become, get, remain, sound, smell, feel
Kata kerja ini juga berfungsi sebagai linking verbs dan diikuti oleh kata sifat (adjective).
Pola kalimat:
Subject + Linking Verbs (seem/appear/look/etc.) + Adjective (+…)
Contoh:
She seems tired right now. (Dia terlihat lelah saat ini.)
He appears confused. (Dia terlihat bingung)
The soup tastes delicious. (Sup itu terasa lezat.)
Your voice sounds wonderful. (Suaramu terdengar menakjubkan.)
The room smells awful. (Ruangan itu baunya sangat tidak enak.)
It feels unreal. (Rasanya tidak nyata.)
The sky gets darker. (Langitnya menjadi semakin gelap.)
Transitive vs Intransitive Verbs
Transitive Verbs
Kata kerja transitif (transitive verbs) merupakan kata kerja yang menunjukkan aksi atau tindakan atau kejadian yang mempengaruhi benda, tempat, atau orang lain. Penggunaan transitive verbs dalam kalimat biasanya ditandai dengan adanya Object di belakang Verbs.
Pola umum:
- Subject + Verb + Object (+…)
- Subject + do/does/did + not + Verb 1 + Object (+…)
- Subject + to be (is/am/are/was/were) + Verb-ing + Object (+…)
- Subject + have/has/had + Verb 3 + Object (+…)
- Subject + Modals (can/could, will/would, may/might, should/shall, must) + Verb 1 + Object (+…)
- Subject + have/has/had + been + Verb-ing + Object (+…)
- Subject + Modals + be + Verb-ing + Object (+…)
Contoh transitive verbs:
Drink (meminum)
Eat (memakan)
Draw (menggambar)
Paint (melukis)
Read (membaca)
Write (menulis)
Buy (membeli)
Bring (membawa)
Make (membuat)
Open (membuka)
Close (menutup)
Find (menemukan)
Give (memberi)
Send (mengirim)
Take (mengambil)
Use (menggunakan)
Like (menyukai)
Love (mencintai)
Drive (mengendarai)
Wash (mencuci)
Cut (memotong)
Dan seterusnya.
Contoh kalimat:
I don’t drink coffee. (Aku tidak minum kopi.)
Jane is washing the dishes. (Jane sedang mencuci piring.)
He is reading a novel. (Dia sedang membaca sebuah novel.)
We made these rings ourselves. (Kami membuat cincin-cincin ini sendiri.)
She closed the store an hour ago. (Dia menutup tokonya satu jam yang lalu.)

Intransitive Verbs
Kata kerja intransitif (intransitive verbs) merupakan kata kerja yang berupa suatu tindakan atau kejadian yang tidak mempengaruhi benda, tempat, atau orang lain. Kata kerja yang masuk dalam golongan ini biasanya tidak perlu diikuti Object di belakangnya.
Pola Umum:
- Subject + Verb (+…)
- Subject + do/does/did + not + Verb 1 (+…)
- Subject + to be (is/am/are/was/were) + Verb-ing (+…)
- Subject + have/has/had + Verb 3 (+…)
- Subject + Modals (can/could, will/would, may/might, should/shall, must) + Verb 1 (+…)
- Subject + have/has/had + been + Verb-ing (+…)
- Subject + Modals + be + Verb-ing (+…)
Contoh intransitive verbs:
Arrive (tiba)
Go (pergi)
Come (datang)
Run (lari)
Swim (berenang)
Sing (bernyanyi)
Sleep (tidur)
Know (mengetahui)
Smile (tersenyum)
Jump (melompat)
Cry (menangis)
Laugh (tertawa)
Sit (duduk)
Stand (berdiri)
Fall (jatuh)
Dan seterusnya.
Contoh kalimat:
He smiled. (Dia tersenyum.)
She knows about that incident. (Dia tahu tentang insiden itu.)
They jumped. (Mereka melompat.)
She is running fast. (Dia sedang berlari dengan cepat.)
They sat on the floor. (Mereka duduk di atas lantai.)
My grandmother arrived one hour ago. (Nenek saya tiba satu jam yang lalu.)
Verb yang Bisa Menjadi Transitive dan Intransitive
Beberapa kata kerja (verb) dapat digunakan dengan atau tanpa Object, tergantung konteks. Oleh karena itu, terdapat beberapa kata kerja yang bisa menjadi transitive dan intransitive verbs.
Contoh kata kerja yang dimaksud:
Break (menghancurkan)
Open (membuka / buka)
Eat (makan)
Move (memindah / berpindah)
Know (mengetahui / mengenal)
Sing (bernyanyi / menyanyikan)
Change (mengubah / berubah)
Close (menutup / tutup)
Stop (menghentikan / berhenti)
Start (memulai / mulai)
Read (membaca)
Begin (memulai / mulai)
End (mengakhiri / berakhir)
Boil (merebus / mendidih)
Finish (menyelesaikan / selesai)
Continue (melanjutkan / berlanjut)
Dan seterusnya.
Contoh kalimat:
We already ate. (Kami sudah makan) → tanpa Object
We usually eat dinner at 7 p.m. (Kami biasanya makan malam jam 7 malam.) → dengan Object
She reads every day. (Dia membaca setiap hari.) → tanpa Object
She is reading a book. (Dia sedang membaca sebuah buku.) → dengan Object.
I don’t know. (Aku tidak tahu) → tanpa Object.
I don’t know that man. (Aku tidak mengenal laki-laki itu.) → dengan Object.
The water is boiling. (Airnya mendidih) → tanpa Object.
He is boiling water. (Dia sedang merebus air.) → dengan Object.

Regular vs Irregular Verbs
Regular Verbs
Kata kerja beraturan (Regular Verbs) merupakan kata kerja yang memiliki perubahan bentuk beraturan (tambahan -ed) ketika diubah menjadi bentuk kerja kedua (V2) dan ketiga (V3).
Contoh regular verbs:

Irregular Verbs
Kata kerja tidak beraturan (Irregular Verbs) merupakan kata kerja yang memiliki perubahan bentuk yang tidak beraturan ketika diubah menjadi bentuk kata kerja kedua (V2) dan ketiga (V3). Untuk mengingat perubahan bentuk V2 dan V3 dari irregular verbs, kamu harus menghafalnya.
Contoh Irregular Verbs:

Auxiliary Verbs
Auxiliary Verbs merupakan jenis kata kerja yang membantu kata kerja utama.
Terdapat 3 (tiga) kelompok utama auxiliary verbs, yaitu:
To be (be/been/is/am/are/was/were)
Digunakan terutama dalam Continuous Tense sebagai penanda sebelum Verb-ing. Kata kerja utamanya bukan pada “to be”, melainkan pada kata kerja yang berbentuk Verb-ing.
Pola kalimat:
- Subject + to be + Verb-ing + …
- Subject + Modals (can/could/will/would/etc.) + be + Verb-ing + …
- Subject + have/has/had + been + Verb-ing + ….
Contoh kalimat:
They are playing football in the backyard. → kata kerja utama: playing (bermain)
(Mereka sedang bermain sepakbola di halaman belakang.)
She was sleeping in her bedroom. → kata kerja utama: sleeping (tidur)
(Dia sedang tertidur di kamar tidurnya.)
I am cleaning my room. → kata kerja utama: cleaning (membersihkan)
(Aku sedang membersihkan ruanganku.)
My friends are moving the books. → kata kerja utama: moving (memindahkan)
(Teman-temanku sedang memindahkan buku-buku.)
He is making a YouTube video. → kata kerja utama: making (membuat)
(Dia sedang membuat sebuah video YouTube.)
Do/Does/Did
Digunakan dalam Negative Sentence (kalimat negatif), Interrogative Sentence (kalimat pertanyaan), dan Imperative Sentence (kalimat perintah).
Do/does/did juga bisa digunakan pada Positive Sentence (kalimat positif) untuk memberikan penekanan (emphasis) pada kalimat.
Pola kalimat:
- Subject + do/does/did + not + Verb 1 + …
- Subject + do/does/did + Verb 1 + … (untuk penekanan)
Contoh kalimat:
I did not steal your money.
(Aku tidak mencuri uangmu.)
She does not know me.
(Dia tidak mengenalku.)
Don’t open the window.
(Jangan membuka jendelanya.)
Do you like jazz?
(Apakah kamu menyukai jazz?)
Contoh penggunaan do/does/did untuk emphasis:
Thank you, I do need this.
(Terima kasih, aku memang membutuhkan ini.)
I did see her at the party, but I did not talk to her at all.
(Aku memang melihatnya di pesta, tapi aku tidak berbicara dengannya sama sekali.)
Have/Has/Had
Digunakan dalam Perfect Tense dan memiliki makna “sudah/telah”.
Pola kalimat:
- Subject + have/has/had + Verb 3 + ….
Contoh kalimat:
I have met her before.
(Aku sudah bertemu dengannya sebelumnya.)
John has submitted his assignment.
(John telah mengumpulkan tugasnya.)
She had finished cooking before her grandmother arrived.
(Dia telah selesai memasak sebelum neneknya tiba.)
Modal Verbs
Modal Verbs termasuk dalam kelompok auxiliary verbs yang juga disebut Modal Auxiliary Verbs. Ia berfungsi untuk menunjukkan kemampuan, kemauan, kemungkinan, keharusan, izin, rencana, atau saran. Namun, modal verbs tetap bukan merupakan kata kerja utama dan hanya berfungsi melengkapi kata kerja utama.
Jenis-jenis modal verbs:
Can / Could (Dapat)
Contoh:
He can swim well.
(Dia bisa berenang dengan baik.)
I can run fast.
(Aku bisa berlari dengan cepat.)
Could I borrow your spoon?
(Bolehkah saya meminjam sendokmu?)
Will / Would (Akan / Mau)
Contoh:
I will bring some books.
(Aku akan membawa beberapa buku.)
She will be a great doctor.
(Dia akan menjadi seorang dokter yang hebat.)
Would you sing a song for me?
(Maukah kamu menyanyikan sebuah lagu untukku?)
May / Might (Mungkin / Boleh)
Contoh:
I may know him.
(Aku mungkin mengenalnya.)
She may not like it.
(Dia mungkin tidak menyukainya.)
May I go to the restroom?
(Bolehkah saya pergi ke toilet?)
It might rain. Bring your umbrella.
(Mungkin akan hujan. Bawalah payungmu.)
Shall / Should (Sebaiknya / Seharusnya)
Contoh:
You shall go to bed now.
(Kamu sebaiknya tidur sekarang.)
I shall leave now.
(Aku sebaiknya pergi sekarang.)
You should eat more vegetables.
(Kamu sebaiknya makan lebih banyak sayur.)
Must (Harus / Pasti)
Contoh:
The students must finish the assignment in 60 minutes.
(Para siswa harus menyelesaikan tugas dalam 60 menit.)
You must clean your room every day.
(Kamu harus membersihkan ruanganmu setiap hari.)
She must know about it.
(Dia pasti tahu tentang itu.)
Soal Latihan
Untuk memahami materi ini lebih dalam tentang jenis verb dan contoh penggunaannya, kerjakan soal latihan bahasa Inggris tentang Verb berikut ini.



